Pada Tanggal 10 September 2017, kami Komunitas Relawan Independen divisi Konservasi melakukan perawatan bibit dan pengecekan tanaman. Kami berjumlah 6 personil berangkat ke Bukit Kinasih yang di bawah kelola Kelompok Tani Panji Kinasih dan masuk wilayah Taman Nasional Gunung Merbabu.

Kegiatan ini dilakukan sebagi kegiatan paska tanam dan kekawatiran teman-teman di divisi konservasi akan pengaruh musim kemarau.

Dengan ditemani salah satu anggota Kelompok tani kegitan hari itu diisi dengan penyiraman bibit yang ada di lokasi pembibitan bukit kinasih. Kemarau mempengaruhi beberapa jenis bibit seperti Dadap (Erythrina variegata) dan Pucuk Merah (Oleina Syzygium) yang terlihat beberapa pohonnya mengalami kekeringan. Beberapa bibit tanaman lain seperti Pampung (Macropanax dispermus), Murbei (Morus alba L.), Tengsek (Dodonea viscose), dan beberapa jenis yang lain tidak begitu berpengaruh.

Setelah penyiraman hampir merata disemua petak pembibitan dua personil dari kami memutuskan untuk mulai naik untuk pengecekan serta perwatan tanaman yang sudah ditaman. Walaupun tidak bisa menyisir seluruh area penanaman, dua personil bekerja maksimal membersihkan gulma dan memasang kembali acir/patok tanaman yang roboh atau hilang.

Hasil pengecekan di area tanam rata-rata pohon yang ditanam dalam keadaan baik dan hanya beberapa pohon jenis dadap yang terlihat masih berdiri walau tanpa daun. Dari hasil pengecekan itu pula kami menyimpulkan insyaallah tanaman akan survive sampai musim penghujan datang di bulan Oktober sekarang ini. Kesimpulan kami didasari pengecekan kondisi kelembapan tanah di beberapa lokasi penanaman masih baik saat itu.
Kegiatan di pembibitan bukit kinasih masih akan berlanjut dangan lebih memfokuskan pada perawatan dan penanaman tambal sulam di lokasi penanaman.