Our Blog

Pelatihan Water Rescue KRI

Guna untuk mengasah serta menambah pengalaman dalam menghadapi kebencanaan atau musibah di air Komunitas mengadakan pelatihan Water Rescue di Waduk Delingan Karanganyar Jawa Tengah pada tanggal 3 – 4 Desember 2016.

Pelatihan untuk mengasah kemampuan anggota Komunitas Relawan Independen sendiri dilakukan oleh temen-temen Basarnas. Selain anggota Solo Raya beberapa anggota dari daerah lain seperti KRI Patrem, KRI Surabaya, KRI Ponorogo dan KRI Semarang turut serta menimba ilmu Water rescue yang diadakan KRI Pusat.

Tak Kurang lebih 100 personil ikut serta mensukseskan acara Pelatihan Water Rescue di Waduk Delingan Karanganyar Jawa Tengah Tersebut. selain anggota dari KRI sendiri tak kurang ada 15 personil dari anggota PMI Sragen juga turut hadir untuk meningkatkan kemampuan dalam penanggulangan bencana khususnya Water Rescue tersebut.

Catatan KRI (Komunitas Relawan Independen)

KOMUNITAS RELAWAN INDEPENDEN (K.R.I) merupakan sekumpulan orang yang memiliki pandangan, hobi dan minat yang sama dalam aksi-aksi kemanusiaan, yang bersifat cair tanpa harus mengorbankan aktivitas utamanya, yaitu menjalani kehidupan untuk keluarga dan masyarakatnya.Artinya disini, tidak harus memaksakan turun ke lokasi bencana manakala‘situasi dan kondisi’pribadi tidak memungkinkan.
Anggota KRI yg notabene pekerja(tukang kuli panggul,bangunan,bakulan,kantor,tkg becak,satpam,petani dll) mahasiswa/smu dan byk latar br latarbelakang.
Kontribusi anggota dlm giat bs dlm bentuk ide,tenaga,donasi.
Keanggotaan di KRI jg bukan krn TERPAKSA/PAKSAAN .
Itu yang namanya komunitas, bertukar ide bisa di mana saja. Dengan tidak mengurangi keseriusan dalam bertindak sebagai”RELAWAN”ngobrol santai tanpa beban rasanya lebih enjoi dan lebih hidup dalam berbagi ide,sambil ngopi/wedangan bareng di angkringan,pinggir sawah atau mana saja.

Pemberitahuan untuk hati-hati di jalan daerah cisomang KM 100+700

Ini penjelsan dr jasa Marga
Pembatasan Beban Lalu Lintas Jembatan Cisomang Jalan Tol Purbaleunyi KM 100+700
Oleh: Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan

Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) pada hari Kamis, 22 Desember 2016 bersama-sama dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan PT. Jasa Marga telah mendiskusikan kondisi terakhir Jembatan Cisomang KM 100+700 Jalan Tol Purbaleunyi.
Dari hasil presentasi, PT. Jasa Marga tentang deformasi yang terjadi pada pilar kedua (P2) ditemukan bahwa besarnya pergeseran pada puncak pilar P2 telah melebihi toleransi yang disyaratkan walaupun vibrasi jembatan masih dalam ambang batas aman. Berdasarkan kondisi ini,

Berbagi Sahur dengan Korban Banjir

Guna untuk sedikit meringankan saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir pada bulan Romadhlon untuk tahun ini para sebagian anggota Komunitas Relawan Independen mengadakan giat yang berupa pembagian nasi sahur untuk para saudara-saudara yang terkena musibah banjir di daerah solo.

Didalam giat tersebut tak kurang lebih dari 30 anggota Komunitas Relawan Independen melaksanakan tugasnya dengan baik, dan untuk giat kali ini di pimpin langsung oleh ketuanya sendiri yakni bung MARIO. dan untuk berbagi sahur dengan korban banjir tidak cuman terjadi disatu titik melainkan di beberapa titik sehingga tiap titik cuman di isi oleh kurang lebih cuman 30-an personil,

Dan untuk Nasi kotaknya sendiri para teman-teman Komunitas Relawan Independen menyediakan kurang lebih hampir satu pick up lebih nasi kotak.

Bagi-Bagi Sahur Ala KRI

Komunitas Relawan Independen atau biasa disingkat KRI untuk bulan yang pernuh berkah ini mengadakan kegiatan yang tidak biasa yakni bagi-bagi Sahur untuk sebagian warga Solo Raya. Kebiasaan baru yang berupa bagi-bagi makanan Sahur tersebut merupakan kegiatan yang baru pertama kali dilakukan oleh para anggota Relawan Independen.
Dan untuk pembagian makanan sahur tersebut Komunitas Relawan Independen mengadakan dibeberapa tempat, seperti perempatan lampu merah atau gang-gang yang ada di sekitaran kartosuro dan Solo. tak kurang dari 100 nasi kotak di bagikan kepada orang-orang yang kebetulan lewat tiap kali melakukan kegiatan bagi-bagi sahur tersebut.
dan acara bagi-bagi makanan sahur tersebut merupakan kegiatan yang tak biasanya dilakukan oleh Komunitas Relawan Independen,

KRI Bersih Enceng Gondok di Rawapening

Komunitas Relawan Independen ikut giat bersih enceng gondok diRawapening-Kab semarang bersama lintas komunitas dan instansi terkait. dalam acara giat tersebut berjalan sukses dan lancar yang diadakan pada hari minggu 01-05-2016.

Acara yang diberi tema Save Rawapening tersebut merupakan agenda tahunan yang di gagas oleh Almarhum Mbah Santo dari Salatiga Peduli. Dan giat bersih-bersih Rawapening tersebut juga merupakan sebagai ajang berkumpulnya atau reuni bagi para relawan-relawan yang telah lama tidak berjumpa dikarenakan kesibukanya masing-masing.

Dari segi Pasukan sendiri Komunitas Relawan Independen atau KRI Tak Kurang 50 – 100 pasukan muda yang di pimpin langsung oleh Ketuanya sendiri Bapak Mario dikerahkan untuk melaksanakan bersih-bersih enceng gondok di waduk Rawa Pening yang berlabel Save Rawapening tersebut.

Pray For Banjarnegara

Untuk meringankan saudara-saudara yang terkena musibah tanah longsor di Banjar Negara Komunitas Relawan Independen mengirimkan kurang lebih 200 personilnya secara bergantian. Dalam Kloter pertama komunitas Relawan Independen (KRI) hanya mengirimkan tidak lebih dari 5 personilnya untuk melakukan survey dan maping.

Kelima personil dalam kloter pertama hanya melakukan survey lokasi dan mendata seberapa parah bencana tanah longsor Banjar negara tersebut. Selain melakukan survey lokasi juga mendata kebutuhan apa saja yang dbutuhkan oleh para pengungsi secara global.

Setelah melakukan maping lokasi dan mendata kebutuhan pengungsi Komunitas Relawan Independen baru memberangkatkan kurang lebih 200 personil yang dibagi menjadi 4 kloter yang terdiri 50-75 personil tiap kloternya setiap kali pemberangkatan.

METODE PERTOLONGAN PERTAMA

METODE PERTOLONGAN PERTAMA
(Evakuasi Korban Kecelakaan)

Evakuasi Korban
Evakuasi korban adalah salah satu tahapan dalam Pertolongan Pertama yaitu untuk memindahkan korban ke lingkungan yng aman dan nyaman untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.
Prinsip Evakuasi
1. Dilakukan jika mutlak perlu
2. Menggunakan teknik yang baik dan benar
3. Penolong harus memiliki kondisi fisik yang prima dan terlatih serta memilik penanganan medis dasar (seperti paramedik, dan lain-lain).
4. Semangat untuk menyelamatkan korban dari bahaya yang lebih besar atau bahkan kematian
Alat Pengangkutan
Dalam melaksanakan proses evakusi korban ada beberapa cara atau alat bantu,

IDENTIFIKASI & ANALISA POTENSI BAHAYA KEBAKARAN

  • IDENTIFIKASI & ANALISA POTENSI BAHAYA KEBAKARAN
  • Oleh : joko wardoyo

 

  • Identifikasi Bahaya

Ilustrasikan pertanyaan :

  1. Apakah ada potensi kebakaran ?
  2. Seberapa besar potensi dan kemungkinannya?
  3. Apa akibat kebakaran ?
  4. Bagaimana program pencegahan dan penanggulangannya jika terjadi kebakaran ?

 

  • Identifikasi Bahaya

Tujuan identifikasi bahaya :

  • Mengetahui potensi bahaya kebakaran yang ada ditempat   kerja.
  • Mengetahui lokasi dan potensi kebakaran .
  • Sistimatika Identifikasi Potensi Bahaya
  • Metodologi identifikasi bahaya
  1. Catatan Rekaman Data Kebakaran

Data Insiden/kejadian kebakaran yang pernah terjadi sebelumnya baik pada perusahaan itu sendiri maupun kejadian kebakaran di tempat lain.

Media Pemadaman Paling Murah

Cara kerja air dalam proses pemadaman adalah:
. Sebagai media pendingin dari panas
Menghilangkan panas dari Api dengan menghilangkan unsur panas pada segitiga api
. Menyerap panas dalam jumlah besar
Air akan mengembang menjadi uap dan partikel uap akan menyerap panas dalam jumlah yang sangat besar
. Menutupi media dari Oxygen
Air akan mengisi celah antara material yang terbakar dengan oxygen bilamana proses pendinginan maksimal dan akan menghilangkan aspek oxygen dalam segitiga api
Keuntungan:
Air adalah media yang mudah ditemukan / didapatkan

Media Pemadaman paling murah

Sangat menyerap panas dalam kapasitas besar dibanding media pemadaman yang lain

Air akan berubah menjadi uap secara otomatis bilamana terpapar panas yang akan mengurangi panas secara dramatis

Semakin banyak air yang terpapar panas,