Pencarian korban tersambar KA Turangga jurusan jakarta – surabaya di Jembatan Rel Jurug surakarta

Banyaknya kejadian kecelakaan darat mulai dari sepeda motor, kendaraan roda 4, truk maupun kereta api. Kejadian tersebut terjadi dikarenakan kurangnya berhati hati dalam berkendara. Pada Tanggal 30 Oktober 2017 di jembatan rel Jurug terjadi laka lantas yaitu, kereta api Turangga jurusan Jakarta – surabaya menyambar korban hingga meninggal.

Kronologi kejadian pada hari senin sekitar pukul 05.30 kereta api Turangga melintas dan menyambar orang yang belum diketahui identitasnya hingga meninggal. Di sepanjang rel tersebut banyak bercak dan ceceran daging manusia diduga korban tertabrak kereta api turangga, titik akhir ceceran darah di rel Jurug,  Solo.

Info awal dari Masinis kereta api turangga jurusan Jakarta – Surabaya melaporkan ke kantor KAI kemudian dilanjutkan ke kantor polisi setempat.
sekitar pukul 10.30 laporan masuk ke Komunitas Relawan Independen atau KRI dari pihak Basarnas.

Kemudian dari pihak PT KAI menurunkan sekitar 2 personil beserta kepolisian setempat untuk datang ke lokasi, kemudian disusul dari Basarnas mengirimkan 1 mobil dan sekitar 5 personil dan dari Komunitas Relawan Independen datang sekitar 3 personil.

Pencaharian korban dilakukan dengan penyisiran mulai dari turun ke sungai Bengawan Solo bersama pihak Basarnas serta didampingi pihak kepolisian setempat.

Dua 2 personil Komunitas Relawan Independen diterjunkan di lokasi kejadian serta  1 personil KRI  membeck up guna untuk bergantian jika sewaktu-waktu mengalami kelelahan personil.

Saat melakukan penyisiran dibawah rel ditemukan satu serpihan daging diduga korban sambaran kereta api turangga. Dan dari Basarnas dan Kepolisian berserta 2 personil PT KAI menyisir dari tepian sungai.

Penyisiran dilakukan pukul 12.15 sampai jam 13.15. Kemudian dari pihak basarnas penyisiran sementara dihentikan menunggu info lebih lanjut dari pihak terkait.

#salambakoh
#salamkemanusiaan
#avignamjagadsamagram

 

~ Isna ~ KRI-KRA~