Bantuan dibagikan kepada warga yang menjadi korban banjir.

Para korban banjir Demak dan pati kelihatan bergembira usai menerima bantuan paket pangan dari beberapa Donatur yang berhasil di kumpulkan oleh teman-teman dari Komunitas Relawan Independen. Mereka menyampaikan terima kasih kepada Komunitas Relawan Independen (KRI) masih sangat sedikit menerima bantuan

Selain membagikan beberapa kebutuhan rumah tangga dan logistik kepada pengungsi, Komunitas Relawan Indepeden juga mendirikan Posko Dapur Umum untuk kebutuhan Para Relawan dan pengungsi.

Karena dibeberapa Wilayah didaerah Demak dan Pati masih terendam banjir walaupun banjir sudah melanda daerah tersebut dalam jangka yang lumayan panjang yakni satu minggu.Selain di Demak dan pati menurut pantauan dari Tim Komunitas Relawan Independen banjir masih menggenangi di Kab. Kudus, Jepara, Cilacap, Batang dan Pekalongan

pada waktu Banjir kemaren Komunitas Relawan Independen mendata Di Kabupaten Kudus, jumlah pengungsi sebanyak 4.144 jiwa. Posko dan dapur umum lapangan telah didirikan, sebanyak 84 rumah rusak. Sedangkan di Kab. Jepara, jumlah pengungsi sebanyak 3.050 jiwa, terdiri di Kec. Pecangaan, Kalinyamatan, Nalumsari.

Selain didaerah Kabupaten Kudus Di Kab Jepara juga telah terjadi longsor yang mengakibatkan sebanyak 515 jiwa harus mengungsi di Desa Tempur, Kec. Keling dan di Desa Plajan, Desa Bungo, Kec. Mayong .

Dan Untuk banjir di Kab Pati, jumlah pengungsi sebanyak 18.736 jiwa di 23 titik. Sedangkan banjir di Kab Cilacap, Demak, dan Batang, para pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing, “Data yang berhasil di himpun oleh teman-teman Relawan Independen

Sedangkan selain mendirikan Dapur umum untuk para relawan dan Pengungsi, Komunitas Relawan Independen juga menyediakan Perahu karet untuk melakukan evakuasi kepada warga yang terjebak Banjir. Selain Perahu Karet sendiri Teman-teman Komunitas Relawan Independen juga membawa alat pembersihan seperti sapu,selang cangkul dan lain-lainya.