Air merupakan sumber kebutuhan terbesar bagi manusia, jika tidak ada air alangkah susahnya manusia untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Seperti yang kita temui di daerah Paranggupito, Wonogiri, musim kemarau panjang mengakibatkan beberapa desa dilanda kekeringan. Kekeringan dapat menjadi bencana alam apabila mulai menyebabkan suatu wilayah kehilangan sumber pendapatan akibat gangguan pada pertanian dan ekosistem yang ditimbulkannya.

Seperti halnya di desa Johunut dan Gambirmanis, kekeringan mengharuskan warga untuk membeli air bersih demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan jarak berkilo-kilo mereka tempuh demi mendapatkan air bersih. Namun tak jarang kekecewaan mereka dapatkan akibat tingginya permintaan air bersih membuat pendistribusian jadi terlambat, yang biasanya beli langsung kirim di musim biasa tapi disaat musim kemarau harus pesan dulu dan menunggu 2-3 hari bahkan lebih untuk mendapatkan air.

Melihat kondisi tersebut, kami Komunitas Relawan Independen tegerak untuk sedikit meringankan beban mereka. Tepat pada hari Minggu, tanggal 24 September 2017 kami melakukan kegiatan berupa droping air bersih ke beberapa wilayah di Paranggupito, Wonogiri, yaitu desa Johunut dan Gambirmanis. Dari hasil sumbangan para donatur dan bantuan dari kas KRI, kami berhasil membawa sebanyak 35 tangki air bersih ke desa tersebut.

Warga sangat antusias dengan kehadiran kami, terlihat dari cara mereka menyambut serta menyapa kami. Sebanyak 35 tangki pun habis dibagi rata kepada seluruh warga Johunut dan Gambirmanis. Bantuan yang kami berikan mungkin tidak bisa seratus persen menghilangkan beban mereka, tapi setidaknya bisa sedikit mengurangi beban mereka. Semoga apa yang telah kita lalukakan dapat bermanfaat bagi kita semua..

-MaselaKristiana-